Dear adik-adik yang masih SD,SMP, yang mau menuju ke jenjang yang lebih pintar. Mohon jangan cuma pakai bacotan doang,we sendiri yang anaknya guru aja juga denger keluh kesah emak we juga gak tega. We sendiri juga kasihan sama adik-adik, semua kembali kepemikiran masing-masing, silahkan speak up dengan apa yang we tulis ini.
Apakah kendala zonasi itu adalah jarak? tentu bukan, zonasi adalah sistem pendidikan yang dikelompokan per kelurahan (ini we ngomong di Tulungagung ye)
Ada ko yang nilainya pas-pasan, rumahnya depan sekolah pas, atau dempetan dengan sekolahan tapi gak bisa masuk ke sekolah itu. Mau buktinya, sok cari aja sendiri. Banyak media jadi jangan males
Nggk juga kalau dikatakan menyampingkan anak yang pintar terus rumahnya agak jauh dari rumah, terus gak dapet sekolahan.
Jadi gini, menurut we semua sistem, semua kegiatan, apapun itu yang ada, percayalah semuanya itu nggk akan bisa untuk membahagiakan semua orang.
mau pakai sistem KTSP, banyak juga yang ngeluh. Pakai sistem K13, Tambah banyak yang ngeluh, diganti ke KTSP eh dikira dibuat percobaan/main-main.
Kenapa sih dipakai zonasi? Kan merugikan yang berprestasi, jadi gak bisa sekolah ke sekolah favorit. menurut we manfaat zonasi itu pemerataan siswa, jadi nggk siswa yang berprestasi itu sekolah
di sekolahan favorit aja, biar sekolah yang dipandang sebelah mata itu juga punya cita nama yang baik dengan dimasukannya siswa yang berprestasi (biar bisa bersainglah)
kalau semua yang berprestasi, masuk ke sekolahan favorit, kasihan sekolahan yang kurang favorit kan!
Jadi untuk adik-adik tercinta, zonasi itu masih enak daripada kalian masuk daerah 3T. We yakin apa yang dilakukan pemerintahan sekarang pasti yang terbaik dan sudah melewati tahap tahap yang sudah dimatangkan
ZONASI itu untuk pemerataan sekolahan saja.
Kalau ada yang ngomong "buat apa sekolah ada ulangan, UTS, UAS dan UN, kalau cari sekolah aja dilihat dari zonasinya" gini loh sekali lagi zonasi itu pemerataan, we yakin ko kalian juga sekolah palingan kebanyakan main (kyk we)
Jangan selalu berpedoman dengan nilai yang kalian raih, we yakin masih banyak bocah yang dapetin nilai dengan cara diskusi, nyocokin jawaban dengan temannya waktu ujian. Iye kan ? Gak usah munafik, we aja yang duduk dibangku kuliah masih suka gitu. Udah ye jangan nyalahin pemerintah mulu. :)
Nilai bukan segalanya, kalaupun kalian bisa berkembang ya we yakin dimanapun, kapanpun kalian diletakkan ya pasti akan berkembang. So, perbaiki diri sendiri yuk
Analoginya seperti ini, mungkin kalian sudah pernah tau tapi we omongin lagi:
"We punya emas yang harganya 15 Milyar, kalaupun itu emas we kasihkan ditempat kotoran sapi, manusia apa iya nilai dari emas 15 Milyar itu akan hilang ?"
Think again and keep moving to the best :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar