Sinopsis
LAYAR TERKEMBANG
Dua saudara yang akrab itu sekarang
tinggal bertiga bersama ayahnya karena ibunya meninggal 2 tahun yang lalu. Tuti anak tertua dari Raden Wira Atmaja,
bekas wedana di daerah Banten. Tuti
sudah berusia 25 tahun, sedang Maria adiknya berusia 20 tahun. Mereka hidup dengan uang pensiunan di Jakarta
ini. Maria murid H.B.S. Carpentier
Alting Stichting kelas penghabisan, dan Tuti sebagai Guru di sekolah H.I.S.
Arjuna di Petojo.
Sekarang hari minggu mereka berdua
pergi ke gedung akuarium jam 7 pagi.
Berangkat dari rumah dengan mengayuh sepeda dengan perlahan-lahan. Sesampainya di sana masih sepi karena masih
pagi. Mereka berdua pun masuk kedalam.
Dan Maria terlena dengan indahnya ikan-ikan itu. Tetapi lain lagi dengan Tuti yang tidak kagum
sama sekali.
Tak lama kemudian beberapa orang
berdatangan, salah satu dari banyak orang yang datang ada seorang pria yang
menyapa Maria, tak lama kemudian mereka keluar.
Dan mereka bertiga naik sepeda bersama-sama. Yusuf pun menawarkan untuk mengantarkan
mereka sampai di rumah. Ternyata Yusuf
juga sekolah di H.B.S. Carpentier Alting Stichting.
Sesampainya di rumah Yusuf tidak mau
diajak masuk katanya masih ada janji sama teman. Setelah itu Ayahnya menyuruh mereka lekas
ganti baju karena mereka akan pergi ke Jatinegara.
Setelah lama berselang Yusuf meminang
Maria, suatu ketika mereka akan menikah.
Maria jatuh sakit, dan disaat Maria sakit, Maria menyuruh Yusuf untuk menikahi
Tuti kakaknya, setelah Yusuf menyetujui akhirnya Maria meninggal. Yusuf pun menikah dengan Tuti.
Analisis
Intrinsik.
-
Tema : Moral
-
Judul : Layar Terkembang
-
Alur : Maju
-
Setting : Gedung akuarium, di
jalan, di rumah.
- Srtting waktu: Pagi, siang, malam
hari.
- Amanat : Teguh dalam pendirian dan tidak
mudah mengagumi suatu hal. Selalu memperjuangkan apa yang dicita-citakan dan
tidak mudah putus asa.
Ekstrinsik.
- Nilai Moral : Orang desa selalu menganggap bahwa
agama itu dikerjakan kalau sudah tidak ada lagi yang diharapkan dari hidup.
- Nilai Sosial : Saling menghargai dalam
berpendapat dan saling
bersikap hormat-menghormati antara yang muda dengan yang tua.
- Nilai budaya : Tuti menganggap kepercayaan itu harus
sesuai dengan pikiran dan hatinya.
- Nilai Estetika : Tema semakin maju
karena sesuai dengan pikiran manusia yang semakin kompleks.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar